
Apakah VPN Bisa Mempercepat Jaringan? Ini Tipsnya!
Ketika koneksi internet terasa lemot walaupun paket internet masih aktif dan kuota aman, tidak sedikit orang yang mencoba mengandalkan VPN dengan harapan kecepatannya bisa lebih ngebut. Namun, apakah VPN bisa mempercepat jaringan?
Nah, artikel ini sudah menyajikan jawabannya buat kamu. Penasaran? Yuk, simak penjelasan lengkapnya sampai selesai!
BACA JUGA: Cara Manual Mengganti IP Address, Tanpa Aplikasi Tambahan!
Cara Kerja VPN dalam Jaringan Internet
Sebelum menggali lebih dalam pengaruhnya terhadap kecepatan internet, kamu perlu tahu dulu bagaimana cara kerja VPN.
Jadi, VPN (Virtual Private Network) bekerja dengan membuat jalur koneksi khusus antara perangkat pengguna dan server VPN di internet. Saat diaktifkan, seluruh data yang dikirim dan diterima akan dienkripsi terlebih dahulu, lalu diteruskan melalui server VPN.
Setelah data tiba di server VPN, enkripsi akan dibuka dan permintaan diteruskan ke situs atau layanan tujuan. Respons dari server tujuan kemudian melewati jalur yang sama secara aman hingga kembali ke perangkat pengguna.
Apakah VPN Bisa Mempercepat Jaringan?
Cara kerja VPN tadi memang meningkatkan privasi dan keamanan karena alamat IP asli pengguna jadi tersamarkan. Namun, ternyata hal ini sayangnya justru dapat membuat koneksi cenderung melambat.
Beberapa faktor yang membuat kecepatan internet menurun saat menggunakan VPN antara lain:
- Beban komputasi enkripsi dan dekripsi setiap data.
- Rute perjalanan lebih panjang karena menuju server VPN dulu, sehingga meningkatkan latency.
- Server VPN yang dipilih terlalu padat, sehingga akan membagi bandwidth ke banyak pengguna.
- Jaringan ISP mendeteksi lalu lintas VPN dan memberi prioritas lebih rendah.
- Pemilihan protokol VPN yang kurang optimal.
Kapan VPN Justru Bisa Mempercepat Jaringan?
Meski secara umum mengakses internet menggunakan VPN membuat koneksi cenderung melemah, ternyata ada situasi tertentu yang malah bisa mempercepat jaringan, lho. Namun, efek ini juga sangat tergantung dengan kondisi jaringan awal dan kualitas VPN itu sendiri.
Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan VPN dapat mempercepat jaringan.
1. Saat Menghindari Throttling dari ISP
Jika ISP membatasi kecepatan untuk layanan tertentu, misalnya streaming atau gaming, VPN bisa menyembunyikan lalu lintas tersebut. Alhasil, pembatasan tersebut tidak berlaku.
2. Apabila Rute Server VPN Lebih Efisien
Beberapa VPN menawarkan rute yang lebih baik dibanding ISP, sehingga perjalanan data lebih efisien dan kecepatan internet tidak terganggu signifikan.
3. Ketika Mengurangi Packet Loss dan Jitter
VPN yang bagus mampu menstabilkan koneksi dengan mengurangi packet loss dan jitter, terutama saat video call atau game online.
Tips Mengoptimalkan VPN agar Jaringan Tetap Ngebut
Kalau kamu memang perlu menggunakan VPN untuk keamanan dan privasi tambahan, ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan agar koneksi kamu tidak terasa lemot. Berikut ini tipsnya.
1. Hubungkan ke Server VPN Terdekat
Makin dekat lokasi server VPN dengan posisi kamu secara geografis, makin pendek pula jarak tempuh data. Hal ini akan menurunkan latency dan mempercepat waktu respons.
Untuk penggunaan ringan seperti browsing atau streaming, server regional biasanya sudah dapat memberikan performa yang baik. Misalnya, apabila kamu berada di Indonesia, sebaiknya memilih server yang dekat seperti Singapura.
2. Gunakan Protokol VPN yang Modern
Protokol VPN sangat berpengaruh pada kecepatan. WireGuard dikenal sebagai salah satu protokol paling ringan dan cepat saat ini, diikuti oleh IKEv2.
Hindari protokol lama yang cenderung berat dan tidak optimal untuk jaringan modern.
3. Hindari Server dengan Beban Tinggi
Server VPN yang dipakai terlalu banyak pengguna akan membagi bandwidth ke banyak koneksi. Jika aplikasi VPN menampilkan informasi beban server, pilih server dengan kapasitas rendah agar kecepatannya lebih stabil.
4. Aktifkan Fitur Split Tunneling
Split tunneling memungkinkan kamu memilih aplikasi mana yang harus melewati VPN dan mana yang tidak.
Dengan begitu, aktivitas yang tidak membutuhkan VPN, misalnya streaming lokal atau update sistem, bisa langsung memakai koneksi utama tanpa membebani VPN.
5. Tutup Aplikasi Latar Belakang
Aplikasi yang berjalan di background sering mengonsumsi bandwidth dan sumber daya perangkat. Saat VPN aktif, kondisi ini bisa memperberat proses enkripsi dan menurunkan performanya.
Menutup aplikasi yang tidak diperlukan, ditambah dengan mematikan fitur pembaruan otomatis dan cloud syncing bisa membantu VPN bekerja lebih optimal.
6. Nonaktifkan Antivirus dan Firewall
Antivirus dan firewall memang sangat berguna untuk melindungi perangkat kamu dari elemen berbahaya. Namun, sama seperti VPN, proteksi ini juga berpotensi menurunkan kecepatan jaringan.
Jadi, kalau kamu mengunjungi situs yang memang tepercaya keamanannya, tidak ada salahnya mematikan antivirus dan firewall sementara waktu untuk memastikan jaringan tetap stabil.
7. Gunakan Koneksi Kabel
Jika memungkinkan, gunakan koneksi kabel dibanding nirkabel seperti WiFi. Hal ini lantaran koneksi nirkabel cenderung lebih lambat, mengingat sistemnya memakai saluran bersama untuk mentransfer data ke beberapa perangkat secara bersamaan.
8. Pakai Perangkat dengan Spesifikasi Memadai
VPN membutuhkan proses enkripsi yang cukup berat. Router, NAS, dan perangkat lama atau yang berspesifikasi rendah dapat menyebabkan jaringan kurang lancar.
Jadi pastikan setiap perangkat yang kamu andalkan mempunyai prosesor yang lebih canggih, ya.
BACA JUGA: Teknologi Jaringan Komputer: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
XL SATU: Solusi Jaringan Tetap Lancar Meski Pakai VPN
Nah, sekarang kamu sudah tidak penasaran lagi, kan, apakah VPN bisa mempercepat jaringan? Ternyata, meski layanan ini tidak benar-benar mutlak bikin koneksi jadi ngebut, ada tips khusus yang penting kamu perhatikan untuk memaksimalkan performanya, seperti memilih server terdekat dan yang tidak terlalu padat.
Namun, meski sudah menerapkan tips di atas, hasilnya akan percuma saja jika koneksi internet kamu sudah buruk dari sananya.
Lain ceritanya kalau kamu mengandalkan XL SATU. Dengan teknologi fiber optic unlimited, jaringan kamu dijamin selalu stabil meski tengah menggunakan VPN.
Layanan WiFi rumah ini menawarkan kecepatan internet up to 1 Gbps, dengan biaya langganan mulai dari Rp200.000-an saja per bulannya tanpa dipungut biaya instalasi tambahan.
Makin hemat lagi, kamu bisa menambah add-on Kuota HP Sekeluarga untuk maksimal 5 orang, lho. Jadi kamu dan keluarga bisa tetap terkoneksi meski lagi di luar rumah.
Apalagi kini First Media juga sudah resmi menjadi XL SATU. Momen bersama keluarga pastinya lebih istimewa dengan internet dan hiburan praktis setiap saat!
Nikmati kemudahan tanpa batas XL SATU dalam SATU Tagihan dan SATU Aplikasi! Yuk, cek promo menariknya di sini!


