
10 Cara Mempercepat Booting Laptop Windows, Anti Lemot!
Produktivitas bisa meningkat dengan cara mempercepat booting laptop Windows. Terdapat berbagai upaya yang bisa kamu terapkan agar laptop cepat menyala.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan cara mempercepat booting laptop windows 10 agar tidak lemot lagi. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!
BACA JUGA: Cara Uninstall Aplikasi di Windows 10 & 11 Sampai Bersih
Cara Mempercepat Booting Laptop Windows 10 Paling Efektif
Berikut ini cara mempercepat booting laptop Windows yang bisa kamu lakukan.
1. Matikan Program Startup yang Tidak Penting
Salah satu penyebab laptop lama menyala adalah banyaknya aplikasi yang otomatis berjalan sejak awal. Program-program ini membebani sistem sehingga proses booting menjadi lambat.
Untuk mengatasinya, nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan pada startup, dengan cara:
-
Tekan "Ctrl + Shift + Esc" untuk membuka "Task Manager".
-
Pilih tab "Startup".
-
Lalu, klik kanan aplikasi yang tidak dibutuhkan, lalu pilih "Disable".
2. Aktifkan Fitur "Fast Startup"
Cara mempercepat booting laptop Windows 10 yang kedua adalah mengaktifkan "Fast Startup". Tujuannya untuk memperlancar proses menyalanya laptop, dengan menggabungkan teknik hibernasi dan shutdown.
Kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengaktifkan fitur "Fast Startup".
-
Buka "Control Panel" > "Power Options".
-
Setelah itu, klik "Choose what the power buttons do".
-
Lalu, pilih "Change settings that are currently unavailable".
-
Centang opsi "Turn on fast startup", lalu klik "Save changes".
3. Perbarui Driver Secara Rutin
Driver yang sudah usang atau tidak mendukung bisa memperlambat kinerja sistem, salah satunya waktu booting. Oleh karena itu, kamu harus memastikan semua driver dalam versi terbaru.
Berikut ini cara mempercepat booting laptop Windows 10 melalui pembaruan driver.
-
Tekan "Windows + X" lalu pilih "Device Manager".
-
Klik kanan perangkat yang ingin diperbarui, pilih "Update driver".
-
Terakhir, ikuti instruksi sampai selesai.
4. Hapus File Sampah dan Aplikasi Tidak Terpakai
Ruang penyimpanan yang penuh juga berpengaruh pada booting laptop. File sementara, cache, dan aplikasi yang jarang dipakai sebaiknya segera dibersihkan.
Dengan cara, pakai fitur bawaan "Disk Cleanup" atau aplikasi pembersih lain untuk menghapus file sampah. Setelah itu, jika ada aplikasi yang jarang digunakan, uninstall agar ruang penyimpanan bisa kosong.
5. Pakai SSD (Solid State Drive)
Jika kamu masih menggunakan HDD, sebaiknya ganti ke SSD untuk mempercepat booting laptop Windows 10. Sebab, kecepatan transfer data SSD jauh lebih cepat dibandingkan HDD.
Dampaknya? Proses booting bisa berkurang menjadi beberapa detik saja. Oleh karena itu, menggunakan SSD merupakan cara paling efektif untuk mempercepat booting laptop Windows.
6. Perbarui Windows untuk Mempercepat Booting Laptop
Pembaruan Windows merupakan salah satu cara meningkatkan kinerja laptop. Microsoft sering merilis update untuk membuat sistem lebih cepat dan stabil. Cara mengeceknya, yaitu:
-
Tekan "Windows + I" untuk membuka "Settings".
-
Pilih "Update & Security".
-
Klik "Check for updates", lalu instal jika ada pembaruan.
7. Matikan Efek Visual yang Tidak Perlu
Windows menyediakan berbagai efek visual agar tampilan semakin menarik. Namun, fitur ini bisa membebani performa laptop, terutama perangkat dengan RAM yang kecil. Untuk menonaktifkan efek visual di laptop, ikuti langkah berikut ini.
-
Klik kanan "This PC" > pilih "Properties".
-
Tekan "Advanced system settings".
-
Pada tab "Performance", pilih "Settings".
-
Sesudah itu, pilih "Adjust for best performance" atau matikan efek tertentu.
8. Lakukan Disk Defragmentation (Khusus HDD)
Apabila laptop kamu masih menggunakan HDD, melakukan defragmentasi bisa mempercepat akses data dan waktu booting. File yang berantakan akan ditata ulang sehingga sistem bisa cepat membaca.
-
Buka "Control Panel" > "Administrative Tools".
-
Tekan "Defragment and Optimize Drives".
-
Pilih drive HDD, lalu klik "Optimize".
9. Kurangi "Boot Menu Timeout"
Secara bawaan, Windows memberikan jeda 30 detik pada "Boot Menu Timeout". Padahal, waktu ini bisa dipangkas agar proses menyala bisa semakin cepat. Berikut tipsnya.
-
Cari "View advanced system settings" di Windows Search.
-
Pilih "Settings" pada menu "Startup and Recovery".
-
Ubah waktu "Time to display list of operating systems" menjadi 10 detik.
10. Reset Windows Jika Diperlukan
Jika semua cara di atas tidak membuahkan hasil, kamu bisa mempertimbangkan untuk reset Windows. Fitur ini akan mengembalikan laptop ke setelan pabrik.
Namun, jangan lupa untuk melakukan backup data sebelum melakukan reset. Setelah itu, kamu bisa mengikuti cara di bawah ini untuk mereset Windows.
-
Masuk ke "Settings" > "Update & Security" > "Recovery".
-
Pilih "Reset this PC" lalu klik "Get started".
BACA JUGA: Bagaimana Cara Membersihkan Temporary File Windows 10 & 11?
Itu tadi cara mempercepat booting laptop Windows 10 yang bisa kamu lakukan sendiri. Tentunya, langkah yang paling efisien adalah mengganti HDD dengan SSD.
Namun, kamu juga bisa memperbarui Windows, menonaktifkan efek visual, atau menerapkan cara lain yang sudah dijelaskan di atas jika masih memungkinkan.
Agar kinerja laptop semakin maksimal, dukung juga dengan koneksi internet stabil dari XL SATU. XL SATU merupakan koneksi terbaik di rumah dengan layanan fiber optic super cepat hingga 150 Mbps dan GRATIS biaya instalasi.
Apalagi, kini First Media telah bergabung dengan keluarga besar XL SATU, kamu jadi bisa menikmati layanan yang lebih andal dan terkoneksi. Yuk, pilih XL SATU untuk aktivitas digital kamu dan keluarga sehari-hari!


