cara-merawat-baterai-laptop
29 September 2025

7 Cara Merawat Baterai Laptop Agar Tetap Awet

Kalau kamu sering bekerja atau belajar dengan menggunakan laptop, pastikan kamu sudah tahu bagaimana cara merawat baterai laptop agar tetap awet dan tidak bocor.

Baterai adalah salah satu komponen yang paling vital di dalam sebuah laptop, namun baterai juga jadi komponen yang paling rentan mengalami penurunan performa seiring waktu. Biasanya, performa baterai yang tidak optimal bisa disebabkan karena kebiasaan sepele yang salah, seperti cara mengisi daya atau membiarkannya terlalu panas.

Pastinya kamu ingin baterai laptop selalu memadai untuk aktivitas bekerja atau belajar seharian, bukan? Nah, kalau begitu, coba simak beberapa cara merawat baterai laptop berikut ini agar perangkat kamu tidak cepat rusak.

BACA JUGA: 10 Tips Merawat WiFi dengan Tepat, Agar Awet dan Tahan Lama
 

Kenapa Kamu Harus Merawat Baterai Laptop?

 

Seperti pada perangkat elektronik lainnya yang menggunakan daya baterai, performa laptop kamu sangat bergantung pada kesehatan baterai.

Kalau baterai sehat dan optimal, laptop kamu akan bisa bekerja dengan semestinya. Baterai yang usang, rusak, atau bahkan bocor bisa memperlambat kinerja sistem laptop, dan mungkin jadi penyebab komponen lainnya ikut rusak juga.

Jadi, selain merawat laptop dari sisi software dan hardware, kamu juga harus memperhatikan kesehatan baterai agar laptop bisa digunakan dalam jangka panjang serta tetap awet.
 

cara merawat baterai laptop

7 Cara Merawat Baterai Laptop Biar Gak Cepat Bocor


Kemudian, bagaimana sebenarnya cara merawat baterai laptop yang benar? Tenang, kamu tidak perlu paham banyak urusan teknikal soal hal ini.

Cukup dengan mengubah beberapa kebiasaan sederhana dalam penggunaan laptop sehari-hari, kamu sudah bisa membuat perbedaan besar pada kesehatan baterai laptopmu.

Berikut ini adalah beberapa cara merawat baterai laptop yang bisa kamu terapkan.
 

1. Hindari Panas Berlebih (Overheating)


Cara merawat baterai laptop yang pertama adalah dengan menghindari overheating. Panas merupakan musuh nomor satu bagi baterai lithium-ion.

Jangan pernah meninggalkan laptop di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari atau meletakkannya di atas permukaan empuk seperti kasur atau bantal yang bisa menyumbat sirkulasi udara.

Kalau laptop kamu terasa sangat panas saat mengisi daya, cabut dulu chargernya dan biarkan suhunya turun, ya.
 

2. Terapkan Aturan 20-80% Saat Mengisi Daya


Kedua, pastikan baterai dalam kondisi sekitar 20-80% ketika kamu charge.

Hindari kebiasaan membiarkan baterai habis total hingga 0% atau mengisinya sampai 100% dan membiarkannya tercolok terus-menerus dalam waktu lama.

Menjaga daya di rentang tersebut dapat secara signifikan memperpanjang umur sel baterai laptop kamu.
 

3. Jangan Biarkan Baterai Kosong Terlalu Lama


Kalau kamu berencana tidak menggunakan laptop untuk waktu yang lama, seperti beberapa minggu atau bulan, jangan menyimpannya dalam keadaan baterai kosong total.

Sebaiknya, isi daya laptop hingga sekitar 50% terlebih dahulu sebelum disimpan. Baterai yang dibiarkan kosong dalam waktu yang sangat lama berisiko mengalami kerusakan dan tidak bisa diisi daya lagi.
 

4. Optimalkan Pengaturan Daya di Laptopmu


Baik itu laptop Windows maupun macOS, perangkat tersebut memiliki pengaturan mode daya yang bisa kamu manfaatkan.

Gunakan mode 'Best battery life' atau 'Low Power Mode' saat kamu tidak sedang melakukan pekerjaan berat yang membutuhkan performa tinggi.

Kedua mode tersebut akan secara otomatis mengurangi kecerahan layar dan membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang untuk menghemat daya secara signifikan.
 

5. Lakukan Kalibrasi Baterai Secara Berkala


Sesekali, coba lakukan kalibrasi untuk me-reset sensor baterai agar pembacaan sisa dayanya tetap akurat.

Caranya gampang, kok!

Isi daya hingga 100%, biarkan tercolok selama sekitar 2 jam, lalu gunakan laptop sampai baterainya habis dan mati sendiri. Setelah itu, diamkan selama beberapa jam, lalu isi kembali hingga 100% tanpa gangguan.
 

6. Selalu Gunakan Charger Orisinal


Charger bawaan umumnya sudah dirancang dengan voltase dan arus yang paling sesuai untuk laptopmu.

Menggunakan charger palsu atau yang tidak kompatibel sangat berisiko merusak baterai dan bahkan komponen lain di dalam laptop karena aliran listrik yang tidak stabil.
 

7. Perhatikan Siklus Pengisian Daya (Cycle Count)


Setiap baterai laptop memiliki batas jumlah siklus pengisian tertentu. Jumlah siklus yang dimaksud adalah satu siklus dihitung sebagai satu kali pengisian dari 0% ke 100%.

Kamu bisa mengecek cycle count di pengaturan sistem laptopmu. Jika jumlahnya sudah sangat tinggi, misalnya mendekati 1000 siklus, dan daya tahannya terasa sangat singkat, mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengganti baterai laptop kamu.

BACA JUGA: Anti Ribet! 2 Cara Mudah Cek Kesehatan Baterai Laptop Mac
 

Dengan menerapkan cara merawat baterai laptop di atas, kamu bisa memastikan laptopmu selalu siap untuk mendukung semua aktivitas digital dengan performa terbaik.

Baterai laptop yang awet bisa mendukung kmau bekerja dan belajar dengan lebih fleksibel, di mana saja dan kapan saja.

Kegiatan online kamu tentunya bakal lebih maksimal kalau didukung oleh koneksi internet rumah yang stabil dan super cepat.

Seperti XL SATU dengan layanan internet fiber optic super cepat untuk hunian kamu!

Dengan koneksi yang selalu bisa diandalkan, kamu dapat menikmati pengalaman internet maksimal tanpa khawatir lemot. Kamu bisa mendapatkan WiFi rumah unlimited hingga 150 Mbps ditambah BEBAS biaya instalasi hanya dengan Rp200 ribuan/bulan saja, lho.

Terlebih lagi, First Media kini telah menjadi bagian dari keluarga besar XL SATU, kamu dan keluarga pun akan makin terkoneksi dengan semua layanan terbaik dari XL SATU.

Yuk, berlangganan XL SATU sekarang!

icon-wa
Hai, ada yang bisa MAYA bantu?