
5 Perbedaan Access Point dan Router, Pahami Fungsinya!
Masih banyak nih yang ternyata belum mengerti perbedaan access point dan router.
Yes, cukup banyak orang yang kerap bingung karena kedua perangkat tersebut sekilas terlihat mirip dengan antena yang mencuat dari hardware-nya.
Padahal, kalau sampai salah memilih antara access point atau router, performa internet kamu mungkin tidak akan maksimal meski sudah berlangganan paket internet mahal, lho.
Kamu harus memahami bahwa access point dan router bekerja di level yang berbeda dalam sebuah ekosistem internet.
Jadi, kamu perlu jeli melihat detail fungsionalitasnya agar tidak salah mengenali perbedaan access point dan router. Coba cek ulasan di bawah ini, yuk!
BACA JUGA: Cara Menyembunyikan Jaringan WiFi Agar Lebih Aman
Apa yang Dimaksud Router?
Router merupakan sebuah perangkat cerdas yang berfungsi sebagai pintu utama antara jaringan lokal (LAN) di rumahmu dengan jaringan luar (WAN) atau internet.
Perangkat tersebut bertugas untuk mengelola lalu lintas data dan menentukan jalur terbaik agar informasi sampai ke perangkat yang tepat.
Tidak hanya itu, router juga memiliki kemampuan manajemen yang kompleks, lho.
Router bekerja untuk membagikan alamat IP ke setiap perangkat, menyediakan fitur keamanan melalui firewall, hingga mengatur pembagian bandwidth.
Dengan kata lain, router merupakan pusat kendali internet kamu. Tanpa perangkat ini, smartphone, laptop, atau tablet tidak akan tahu cara terhubung ke dunia luar secara aman.
Apa yang Dimaksud Access Point?
Berbeda dengan router, access point memiliki peran yang lebih spesifik sebagai 'jembatan' wireless.
Access point memungkinkan perangkat seperti smartphone atau laptop untuk terhubung ke jaringan kabel (Ethernet) menggunakan sinyal WiFi.
Istilahnya, access point itu merupakan perpanjangan tangan dari router. Perangkat tersebut menerima data dari router melalui kabel, kemudian mengubahnya menjadi sinyal WiFi untuk disebarkan di area yang tidak terjangkau sinyal utama.
Access point biasanya tidak memiliki fitur manajemen IP atau firewall sendiri. Perangkat ini hanya fokus memancarkan sinyal agar jangkauan internet dari router semakin luas tanpa harus menarik kabel lagi ke setiap sudut ruangan.
Tabel Perbedaan Access Point dan Router
Agar kamu lebih mudah memahaminya, berikut adalah rangkuman perbedaannya:
|
Perbedaan |
Access Point |
Router |
|
Fungsi Utama |
Memperluas jangkauan sinyal WiFi. |
Menghubungkan jaringan lokal ke internet. |
|
Manajemen IP |
Tidak bisa membagi IP secara mandiri. |
Memiliki DHCP Server untuk membagi IP. |
|
Keamanan |
Keamanan nirkabel basic (WPA/WPA2). |
Dilengkapi firewall dan NAT. |
|
Koneksi Utama |
Terhubung ke router melalui kabel LAN. |
Terhubung langsung ke modem atau penyedia layanan internet. |
|
Skala Penggunaan |
Kantor besar, gedung bertingkat, area luas. |
Rumah tangga, bisnis kecil, kantor kecil, organisasi. |
3 Poin Penting yang Membedakan Access Point dan Router
Selain tabel perbedaan access point dan router di atas, ternyata keduanya punya perbedaan signifikan terkait cara kerja dan fiturnya, lho.
Cek poin-poin di bawah ini untuk mengetahui perbedaan access point dan router lebih lanjut.
1. Pengelolaan Lalu Lintas Data
Router bekerja secara aktif mengatur arus data antar jaringan. Perangkat tersebut menggunakan tabel rute untuk memastikan paket data tidak nyasar.
Sebaliknya, access point bekerja lebih pasif dengan hanya meneruskan sinyal yang diterima dari router kepada pengguna nirkabel.
2. Kelengkapan Fitur Keamanan
Kalau kamu mengutamakan keamanan privasi, router bisa jadi solusi yang tepat. Router modern biasanya telah dilengkapi fitur VPN dan proteksi dari serangan siber.
Access point hanya fokus pada keamanan kunci WiFi agar orang asing tidak sembarangan terkoneksi ke jaringan kamu.
3. Fleksibilitas Jangkauan
Kamu butuh internet di lantai dua sementara router ada di lantai bawah? Nah, di sinilah access point akan sangat bermanfaat.
Kamu cukup menarik satu kabel LAN ke lantai atas dan memasang access point di sana. Hasilnya, sinyal WiFi di lantai dua akan sekuat sinyal di dekat router utama.
Jadi, Pilih Router atau Access Point?
Sebenarnya jawaban dari pertanyaan tersebut bergantung pada kebutuhan internet kamu.
Kalau kamu baru memasang internet di rumah kecil, satu perangkat router WiFi standar biasanya sudah mencakup fungsi access point di dalamnya.
Namun, situasinya akan berbeda kalau kamu mengelola gedung perkantoran atau rumah bertingkat yang luas.
Kamu akan membutuhkan satu router utama sebagai pusat kendali jaringan utama, sekaligus beberapa access point tambahan untuk memastikan tidak ada dead zone atau area yang tidak terkena sinyal WiFi.
Justru, kalau situasinya adalah bangunan kantor atau rumah luas dengan banyak router, kamu berpotensi menyebabkan konflik jaringan internet antara satu router dengan router lainnya. Kombinasi satu router dan beberapa access point jauh lebih efektif dan stabil untuk bangunan besar dan bertingkat.
BACA JUGA: 11 Manfaat Menggunakan WiFi Fiber yang Perlu Anda Ketahui
Ulasan tentang perbedaan access point dan router diatas sangat membantu kita untuk menyadari bahwa setiap perangkat punya peran spesifik demi kelancaran aktivitas digital.
Dengan memilih perangkat yang tepat, kamu tidak perlu lagi kesal karena sinyal internet hilang-hilangan di sudut rumah tertentu.
Selain perangkat access point dan router yang mumpuni, pastikan internet kamu juga berasal dari layanan yang terpercaya dan stabil, ya!
Seperti XL SATU yang sudah bisa kamu nikmati di berbagai wilayah Indonesia.
Nikmati cepatnya internetan dengan WiFi rumah fiber optic berkecepatan up to 150 Mbps yang stabil. Biaya langganan juga terjangkau, mulai dari Rp200 ribuan, plus berbagai promo yang bikin makin hemat!
Kamu dan keluarga juga jadi lebih terkoneksi karena sekarang First Media sudah menjadi keluarga XL SATU, semua kebutuhan internet dan hiburan di rumah jadi makin lengkap, deh!
Segera beralih ke layanan internet terbaik XL SATU dan rasakan bedanya sekarang!


